Perbedaan GPT dan MBR Pada Partisi Hardisk

  • Whatsapp
Perbedaan gpt dan mbr pada partisi hardisk
Rating: 5.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Partisi pada sebuah hardisk adalah sesuatu hal yang penting pada sebuah laptop atau PC. Mengapa demikian? karena partisi bisa memudahkan kamu dalam melakukan manajemen penyimpanan data. Dengan adanya sebuah partisi, maka kamu dapat mengelompokkan data sesuai dengan jenisnya.

Misalnya untuk menyimpan data sistem yang digunakan laptop atau PC maka hadir Local Disk C, sedangkan pada Local disk D untuk data. Sebagian besar orang menggunakan lebih dari 2 partisi tergantung data apa saja yang ingin disimpan di laptop atau PC nya.

Jika kamu belum terlalu paham mengenai perbedaan GPT dan MBR pada partisi hardisk, maka kami akan memberikan penjelasan secara garis besarnya. Partisi adalah suatu cara yang digunakan untuk membagi sebuah storage atau penyimpanan secara logikal.

Jadi, misalnya kamu memiliki hardisk dengan kapasitas 500 GB, maka kamu bisa membagi hardisk tersebut menjadi beberapa bagian penyimpanan yang terpisah sesuai jenis data yang hendak kamu simpan.

Perbedaan gpt dan mbr pada partisi hardisk

Paritisi MBR atau GPT, Manakah yang Terbaik?

Misalnya hardisk kamu yang 500 GB tadi akan dibagi menjadi 3 bagian penyimpanan, maka pada saat kamu membuka file explorer kamu akan melihat hardisk kamu terbagi menjadi 3 bagian penyimpanan yang terpisah. Biasanya akan terbagi menjadi, Local Disk C, Local Disk D, dan Local Disk E, namun pada dasarnya iya adalah satu kesatuan hardisk yang berukuran 500 GB.

Partisi saat ini terbagi menjadi dua macam yakni MBR dan GPT. Apa Perbedaan GPT dan MBR pada partisi hardisk? mana yang paling terbaik? Nah, untuk itu kami akan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut pada penjelasan dibawah ini.

GPT (GUID Partition Table)

Hardisk GPT adalah singkatan dari GUID Partition Table merupakan teknologi terbaru dari sebuah partisi hardisk. Teknologi yang digunakannya adalah GUID (Global Enique Indentifiers) untuk melakukan penerjemahan pada sebuah partisi. Tak hanya itu, GPT adalah bagian yang menyatu dengan teknologi UEFI yang menggantikan posisi BIOS.

Jadi untuk bisa menggunakan mode UEFI maka kamu harus menggunakan partisi yang berjenis GPT. GPT juga memiliki banyak perubahan dibandingkan dengan jenis partisi generasi sebelumnya yakni MBR. Dari segi partisi primary pada GPT kamu bisa membua partisi sebanyak 128, sedangkan MBR hanya mengijinkan 4 partisi primary saja.

Partisi pada GPT berukuran hingga 9,44 ZB (Zettabytes), jika kamu belum tahu 1 ZB itu setara dengan 1.000.000 Terabytes. Selain itu, hal yang juga tak kalah menariknya dari sebuah partisi GPT yakni tersedianya backup header dan tabel partisi. Dengan adanya hal tersebut, maka kamu akan bisa melakukan recovery pada saat hardisk yang kamu gunakan rusak (corrupt).

Pada saat proses menginstal sebuah windows dengan menggunakan USB sebagai bootable, GPT hanya bisa digunakan pada USB dengan format FAT32, sedangkan untuk MBR format NTFS. Sehingga, untuk bisa menggunakan partisi GPT maka harus menggunakan mode UEFI sedangkan MBR menggunakan Legacy atau BIOS.

MBR (Master Boot Record)

Hardisk MBR atau Master Boot Record merupakan standar partisi hardisk yang hadir sebelum GPT, namun hingga saat ini masih banyak orang yang menggunakan jenis partisi ini. MBR hanya memberikan ijin untuk membuat 4 primary partition, jika ingin membuat lebih maka harus mengorbankan satu partisi untuk dijadikan logical partition.

MBR menggunakan sistem 32-bit untuk melakukan record pada partisinya, jadi setiap partisinya memiliki batasan. Batas maksimal untuk partisi dengan jenis MBR hanya sekitar 2 Terabytes saja.

Primary partition yang dimilikinya menjadi satu-satunya tempat yang digunakan untuk mengolah informasi dari partisi. Untuk itu, ketika terjadi sebuah kesalahan maka seluruh hardisk akan terkena dampaknya.

Dari perbedaan GPT dan MBR pada partisi hardisk yang telah kami ulas diatas, maka dapat disimpulkan jika jenis partisi GPT memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan partisi MBR. Jadi, ada baiknya jika kamu menggunakan partisi GPT yah!

Rating: 5.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Related posts